
Dalam sambutannya, Drs. KH. A. Shodri HM, Pimpinan Yayasan, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momen penting untuk menanamkan nilai-nilai luhur dalam diri, khususnya akhlak mulia. Beliau menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai wujud nyata dari akhlak mulia yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Ust. M. Nur Maulana
Jakarta, 10 Oktober 2024 - Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H yang diselenggarakan oleh Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9 di Masjid Jami' Shodri Asshiddiq, Jl. DR. Soemarno RT.07/RW.04, Penggilingan Cakung Jakarta Timur pada tanggal 9 Oktober 2024 telah sukses digelar dengan penuh khidmat. Acara yang bertema "Meneladani Nabi Muhammad SAW Menjadi Generasi Global Berakhlak Mulia" ini menghimpun para peserta didik dari TK, SD, SMP Al Wathoniyah 9 dan SMK Dinamika Pembangunan 1-2 Jakarta yang antusias untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah.
Dalam sambutannya, Drs. KH. A. Shodri HM, Pimpinan Yayasan, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momen penting untuk menanamkan nilai-nilai luhur dalam diri, khususnya akhlak mulia. Beliau menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai wujud nyata dari akhlak mulia yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Tausiyah yang disampaikan oleh Ust. M. Nur Maulana mengungkap makna mendalam dari Maulid Nabi Muhammad SAW. Beliau menjelaskan bahwa Maulid berarti kelahiran, dan Maulid adalah memperingati kelahiran manusia yang tak memiliki dosa, dan hanya Nabi Muhammad SAW yang dilahirkan tanpa dosa, maka hanya peringatan Maulid dikhususkan hanya untuk memperingati kelahiran beliau.
Ust. M. Nur Maulana, yang dikenal dengan gaya penyampaian yang menarik dan interaktif, senang berinteraksi dengan para peserta didik, membuat suasana tausiyah semakin hidup dan penuh semangat. Beliau juga memaparkan lima manfaat utama dari memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, pertama, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk syukur atas nikmat menjadi umat terbaik, menjadi umat Nabi Muhammad SAW yang hebat, kedua adalah menguatkan hati dengan mengingatkan kita akan kerinduan kepada Rasulullah, ketiga menjadi ladang pahala karena di dalamnya terdapat shalawat, silaturahim, dan sedekah, keempat dengan peringatan Maulid diharapkan kita semua meraih keberkahan dan menggugurkan dosa, dan yang kelima, Maulid menjadi syiar agama yang mengingatkan kita akan sejarah, ajaran, akhlak, dan cinta kepada Rasulullah.
Ust. M. Nur Maulana juga mengingatkan pesan Nabi Muhammad SAW sebelum wafat, yang begitu penuh makna dan kasih sayang. Dalam pesan terakhirnya sebelum wafat, Nabi Muhammad SAW mengingatkan umat-Nya tentang tiga hal penting yang penuh makna dan kasih sayang. Pertama, beliau menekankan pentingnya sholat dan berpesan agar umat-Nya tidak pernah menyia-nyiakan dan meninggalkannya. Kedua, Rasulullah berpesan agar kaum perempuan senantiasa menjaga diri dan kehormatan mereka, dan kepada kaum laki-laki agar menjaga dan melindungi kaum perempuan. Terakhir, dengan kalimat "Ummati" (umatku), Rasulullah mengungkapkan kasih sayang yang mendalam kepada umatnya, mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan ajaran Islam. Wasiat Nabi ini menjadi pesan berharga yang harus selalu kita ingat dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemeriahan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H semakin terasa dengan penampilan istimewa dari para peserta didik berprestasi yang menjadi juara Pekan Lomba Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka berasal dari peserta SD Al Wathoniyah 9, SMP Al Wathoniyah 9, SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta, serta SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta. Dengan penuh semangat dan bakat, mereka membawakan berbagai penampilan, mulai dari menjadi petugas pemandu acara (MC), pembaca Surat Yasin dan Tahlil, Qori dan Saritiwalah, hingga membawakan Shalawat dan Nasyid, Tim Hadrah Pengiring Shalawat Nabi, Pembacaan Qisshah Maulid Nabi, Ceramah dua bahasa (Indonesia dan Inggris), dan penampilan Hafiz Hafizhah Cilik.
Penampilan mereka yang memukau menambah kekhidmatan dan kemeriahan acara, serta menunjukkan semangat generasi muda dalam meneladani Rasulullah. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tercipta di antara para pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik yang hadir, hal ini menunjukkan bahwa semangat Maulid Nabi Muhammad SAW telah menyatukan hati seluruh peserta dan pengunjung.
Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah dan mengukuhkan cinta kita kepada beliau.
#MaulidNabi #GebyarMaulid #YaysanAlWathoniyahAsshodriyah9 #ShodriAsshiddiq #JakartaTimur #GenerasiBerakhlakMulia #PekanLombaMaulid #PrestasiPesertaDidik