
YALWASH9.ORG – Keluarga besar Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9 menggelar acara haul ke-51 untuk mengenang dan mendoakan Alm. Guru H. Muhir bin Po’an dan Almh. Hj. Ma’ani Binti Salim, orang tua dari Pimpinan Yayasan, Bapak Drs. KH. A. Shodri HM. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025 ini berlangsung khidmat dan penuh hikmah, dihadiri oleh seluruh pendidik, tenaga kependidikan, serta undangan dari berbagai majelis taklim.
YALWASH9.ORG – Keluarga besar Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9 menggelar acara haul ke-51 untuk mengenang dan mendoakan Alm. Guru H. Muhir bin Po’an dan Almh. Hj. Ma’ani Binti Salim, orang tua dari Pimpinan Yayasan, Bapak Drs. KH. A. Shodri HM. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025 ini berlangsung khidmat dan penuh hikmah, dihadiri oleh seluruh pendidik, tenaga kependidikan, serta undangan dari berbagai majelis taklim.
Kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an di Gedung A pada pukul 14.00 WIB yang diikuti oleh seluruh pengampu Pendidikan Agama Islam dan Islamic Studies. Suara lantunan ayat suci mengalun syahdu, menandai dimulainya rangkaian acara yang penuh berkah ini.
Puncak acara dilanjutkan di Gedung C dengan sholat Ashar berjamaah yang diimami oleh salah satu ustaz. Selepas sholat, pembacaan tahlil dan tahmid dipimpin oleh H. Luqman, keponakan Bapak Kyai Shodri, menambah kekhidmatan suasana. Kemudian, pembacaan Qisshah Maulid oleh Ust. Fakhri Ruhani, Ust. Tris Yuliansyah, dan Ust. M. Hafiz diiringi hadrah dari peserta didik SMP Al Wathoniyah 9 dan SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta, menciptakan nuansa spiritual yang mendalam.
Dalam sambutannya, Bapak Drs. KH. A. Shodri HM dengan penuh haru bercerita tentang perjuangan beliau merintis yayasan dari mushalla bilik kecil peninggalan almarhum ayahanda. “Atas berkah dan ridho Allah, serta didikan dan doa kedua orang tua, mushalla sederhana itu kini telah berkembang menjadi lima gedung berlantai empat dan lima,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan, para kyai, ustaz, tokoh masyarakat, serta jamaah majelis taklim yang telah hadir.
Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Dr. KH. Fakhruddin, LN., MA., yang menyampaikan hikmah haul dan pentingnya bakti kepada orang tua. “Mengembangkan dan melanjutkan peninggalan orang tua adalah bentuk bakti yang paling utama,” pesan beliau di hadapan hadirin yang menyimak dengan khidmat.
Acara ditutup dengan doa arwah yang dipimpin oleh Kyai Sayadi dan doa kedua oleh KH. M. Naseh Nasrullah. Doa-doa mengalun syahdu, mendoakan kemuliaan dan tempat terbaik bagi almarhum dan almarhumah, serta keberkahan untuk keluarga yang ditinggalkan dan seluruh jamaah yang hadir.
Haul ke-51 ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa dan keteladanan Alm. Guru H. Muhir bin Po’an dan Almh. Hj. Ma’ani Binti Salim, tetapi juga menguatkan silaturahmi dan semangat untuk terus mengembangkan lembaga pendidikan yang mereka rintis.