Optimisme di Tengah Restrukturisasi, Wakil Pimpinan Yayasan Bagikan Formula Lembaga Pendidikan Sukses 2025

Spitit dan Optimisme di Tengah Restrukturisasi, Wakil Pimpinan Yayasan Bagikan Formula Lembaga Pendidikan Sukses 2025- Mutu dan Kualitas sebagai Value utama dalam layanan Pendidikan.


YALWASH9.ORG – Suasana Aula Masjid Jami Shodri Asshiddiq di Jakarta Timur tampak semarak pada Kamis (10/7/2025) pagi. Sebanyak 368 kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9 berkumpul untuk menyimak paparan motivasi dari Wakil Pimpinan Yayasan, Bapak H. Haikal Shodri, S.Psi., M.Si., dalam Rapat Kerja Tahunan. Selama 45 menit penuh semangat, beliau memaparkan tujuh strategi utama yang akan menjadi fondasi pengembangan lembaga di tahun pelajaran 2025/2026.

Dengan gaya komunikasi yang lugas namun penuh makna, Wakil Pimpinan membuka sesi dengan menekankan pentingnya menjadikan arahan Pimpinan Yayasan sebagai kompas dalam bekerja. "Setiap butir pesan dari Bapak Pimpinan bukan sekadar informasi, melainkan inspirasi yang harus kita internalisasi dalam menjalankan amanah pendidikan ini," tegasnya di hadapan peserta yang menyimak dengan antusias.

Menginjak poin kedua, fokus beralih ke persoalan teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dengan nada serius namun penuh dukungan, beliau mengingatkan: "Laporan perkembangan PPDB dari para kepala sekolah harus ditindaklanjuti dengan memastikan seluruh calon siswa menyelesaikan proses daftar ulang. Komunikasi intensif dengan orang tua menjadi kunci di sini." Pesan ini langsung direspons dengan pencatatan detail oleh beberapa kepala sekolah yang hadir.

Ketika membahas restrukturisasi organisasi, suasana ruangan berubah lebih dinamis. "Perampingan struktur yang kita lakukan sama sekali bukan berarti pembatasan," jelas beliau sambil menunjuk slide presentasi. "Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan efisiensi birokrasi sehingga energi kita bisa lebih fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran." Beberapa peserta tampak mengangguk-angguk memahami penjelasan ini.

Pembahasan tentang kualitas layanan pendidikan menjadi momen paling interaktif. Wakil Pimpinan menyampaikan data statistik terbaru sambil berargumen: "Faktanya menunjukkan, ketika kualitas pendidikan benar-benar terasa, masyarakat tidak lagi mempersoalkan besaran SPP." Beliau kemudian mempertegas bahwa “Dengan ciri khas pendidikan karakter yang kuat dan berbeda dari sekolah lain, akan membawa animo masyarakat semakin tinggi."

Poin kelima tentang akhlak disampaikan dengan nada lebih khidmat. "Attitude adalah modal utama yang tidak bisa ditawar," tegas beliau. "Baik dalam interaksi sesama kolega maupun dengan peserta didik dan wali murid, adab dan kultur yayasan harus menjadi identitas kita."

Menyambung ke poin berikutnya, Wakil Pimpinan secara khusus menyapa para pendidik baru. "Untuk guru dan karyawan yang baru bergabung tahun ini, adaptasi dengan budaya yayasan yang mengedepankan nilai-nilai islami dalam kerja profesional harus menjadi prioritas." Beberapa wajah baru di antara peserta tampak tersenyum sambil mencatat.


Sesi yang penuh inspirasi ini ditutup dengan kejutan yang menghangatkan suasana. Wakil Pimpinan melantunkan pantun 

"Ke Jakarta membeli donat

Ke Bekasi pergi memancing

Dalam rangka melepas penat

Semoga tahun ini kita bisa family gathering"

Pantun sederhana ini menjadi penutup motivasi beliau dan berhasil memecahkan tawa dan tepuk tangan meriah peserta. Dengan senyum khasnya, beliau menjelaskan: "Family gathering ini bukan sekadar acara, melainkan simbol kebersamaan yang akan kita wujudkan.” “Namun hal itu akan direalisir ketika semua target kinerja tercapai." Tegas beliau.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT