
SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta menyelenggarakan kegiatan Soft Opening Teaching Factory (Tefa) DPreneur Cafe & Mart sebagai upaya strategis dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis dunia kerja dan kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan kompetensi peserta didik agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Soft Opening Tefa DPreneur Cafe & Mart SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta
SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta menyelenggarakan kegiatan Soft Opening Teaching Factory (Tefa) DPreneur Cafe & Mart sebagai upaya strategis dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis dunia kerja dan kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan kompetensi peserta didik agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Kegiatan Soft Opening dilaksanakan di lingkungan SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta dan dihadiri oleh perwakilan Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9, dewan guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik yang terlibat secara langsung dalam pengelolaan Teaching Factory tersebut.
Kepala SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta, Siti Aliyah A., S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tefa DPreneur Cafe & Mart dirancang sebagai sarana pembelajaran praktik yang terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Melalui Teaching Factory ini, peserta didik memperoleh pengalaman nyata dalam proses produksi, pelayanan, pengelolaan usaha, hingga pemasaran secara profesional.
“Keberadaan Tefa DPreneur Cafe & Mart diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta didik, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta membentuk karakter kerja yang disiplin dan bertanggung jawab sesuai dengan standar dunia kerja,” ujar Kepala Sekolah.
Perwakilan Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9, Sofyan Jamaludin, S.H., selaku Kabag. Umum, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta dalam mengembangkan Teaching Factory berbasis kewirausahaan.
“Teaching Factory DPreneur Cafe & Mart merupakan wujud nyata sinergi antara yayasan dan sekolah dalam menyiapkan peserta didik yang memiliki kompetensi, etos kerja, dan kemandirian. Program ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.
Sementara itu, H. Mulyana, S.H., MM., selaku Ka.Div Hukum dan Litbang Yayasan Al Wathoniyah Asshodriyah 9, menegaskan bahwa Teaching Factory merupakan bagian penting dari transformasi pendidikan vokasi.
“Melalui Teaching Factory, peserta didik tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman aspek manajerial dan kewirausahaan. Hal ini menjadi modal penting dalam mencetak lulusan SMK yang siap kerja, siap usaha, dan siap bersaing,” tuturnya.
Tefa DPreneur Cafe & Mart dikelola oleh peserta didik dengan pendampingan guru produktif sesuai kompetensi keahlian. Unit usaha ini menyediakan berbagai produk makanan, minuman, serta kebutuhan penunjang lainnya yang diperuntukkan bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Dengan terselenggaranya kegiatan Soft Opening ini, SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta berharap Tefa DPreneur Cafe & Mart dapat berkembang menjadi unit produksi unggulan sekolah sekaligus menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu lulusan SMK yang berorientasi pada keterampilan, karakter, dan kewirausahaan.