
"Kegiatan ini bertujuan menjalin keakraban antar peserta didik, dari kelas sepuluh maupun kelas 12," ujar Ibu Siti Aliyah A, S.Ag. "Selain itu, kami juga ingin menumbuhkan semangat sportivitas dan kreativitas di kalangan peserta didik."
Selain pertandingan voli dan lomba-lomba tersebut, berbagai kegiatan menarik lainnya juga memeriahkan acara. Penampilan-penampilan dari peserta didik dan guru menambah semarak suasana, menciptakan atmosfer penuh energi positif. Semua kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi dan bakat peserta didik, serta mempererat hubungan antar peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah.
"Tujuan utama monitoring ini adalah untuk meninjau langsung dinamika mahasiswa yang tengah menjalankan tugas di sekolah-sekolah sasaran," ujar Tri Kurniasih, Kepala Seksi SMP dan SMA Sudin Pendididikan Wilayah 1 Jakarta Timur. "Kami ingin memastikan mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah di sekolah dan menyusun program prioritas yang relevan."
Upacara Hari Guru Nasional ini menjadi momen istimewa bagi seluruh civitas akademika SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta.
Melalui simulasi yang menarik dan interaktif, MKM menunjukkan dampak merokok terhadap kesehatan secara jelas dan menarik. Peserta didik diajak untuk memahami bagaimana merokok dapat merusak organ tubuh dan menurunkan kualitas hidup. Simulasi ini juga menampilkan testimoni dari mantan perokok yang berhasil menghentikan kebiasaan merokok dan menceritakan pengalaman mereka dalam mengatasi kecanduan nikotin.
"BIMTEK dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidik guna meningkatkan literasi, numerasi, dan bidang sains peserta didik," ujar Dirjen Pendidikan Menengah dan Dasar. Beliau menekankan pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Bimtek ini diharapkan dapat memberikan bekal yang cukup bagi para guru untuk menjalankan tugas mereka dengan lebih baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.